Background
Indikator Ekonomi Oct 20, 2025

Laporan Data Visual Dewan Ekonomi Nasional Bulan Oktober 2025

Author

I Made Krishna Gupta

Tenaga Ahli Madya

Co-Author

Ekonomi Indonesia pada Q3 2025 diprakirakan tetap tumbuh kuat, namun melambat dibandingkan dengan Q2 2025, sejalan dengan kinerja domestik yang diprakirakan masih terbatas. Optimisme masyarakat masih terjaga, namun terdapat risiko ketersediaan lapangan pekerjaan yang terus dalam tren pesimis. Kinerja investasi diprakirakan masih terbatas, terlihat dari PMI manufaktur yang kembali menurun serta penjualan alat berat dan kendaraan yang lemah. Konsumsi pemerintah hingga Agustus masih berada di bawah pola historikal, meskipun sudah mengalami percepatan. Dari sisi eksternal, surplus neraca perdagangan masih terus meningkat pada Agustus 2025. Ekspor tetap tumbuh meski melambat, sementara impor melanjutkan kontraksi. Kontraksi impor mengindikasikan permintaan domestik yang masih lemah. Inflasi meningkat pada September 2025 didorong oleh kenaikan inflasi inti dan inflasi harga bergejolak yang meningkat, terutama didorong oleh komoditas cabai merah. Sejalan prakiraaan inflasi yang masih tetap rendah dan dalam sasaran, BI-Rate kembali turun 25 bps pada September 2025 menjadi 4,75%, diharapkan dapat mendorong pertumbuhan kredit yang saat ini masih tumbuh terbatas.  

Bagikan